Ads 468x60px

SELAMAT DATANG DI ILALANG COMUNITY

Featured Posts

Sabtu, 17 Januari 2015

Selayang Pandang



Ilalang adalah Gulma bagi sebagian masyarakat, namun ditangan orang kreatif  tumbuhan ini bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat.Ditangan manusia berjiwa seni, ilalang menjadi barang seni bernilai tinggi. Ditangan ahli kesehatan, ilalang menjadi obat yang menyehatkan.


Suatu tempat yang ditumbuhi ilalang menandakan bahwa tempat tersebut kekurangan zat hara, dan terlalu asam. Karena itu tumbuhan ini bisa menjadi indicator sebuah tempat sudah tidak subur.
Dari filosofi itulah mengapa buletin ini dinamakan ilalang, karena kondisi masyarakat kita sudah tidak subur dengan nilai-nilai kebaikan. Karenanya mungkin bulletin ini menjadi sesuatu yang tidak berharga bagi yang tidak berilmu tapi menjadi sesuatu yang berharga bagi yang memiliki ilmu. Namun dari tangan-tangan orang yang berilmu lahirlah sesuatu yang berharga yang menjadi konsumsi bagi orang yang tidak berilmu. Semoga Insya Alloh….
Demikian gambaran bulletin ini, semoga kehadirannya menjadi sesuatu yang memberikan manfaat bagi para pembacanya. Dan menjadi media silaturahim bagi para anggota komunitas yang terlibat dalam pengelolaan bulletin ini. Insya Alloh
 Kunjungi Pula Komunitas ILALANG KAMPUS 
Buletin Perdana Komunitas Ilalang Down load 

Kamis, 02 Mei 2013

Harapan kepada pemuda


Aku harapkan pemuda inilah yang akan sanggup membangunkan zaman yang baru memperbaru kekuatan iman
Menjalankan pelita hidayat menyebarkan ajaran khatamul-anbiya menancapkan  di tengah medan pokok ajaran Ibrahim

Api ini akan hidup kembali dan membakar … jangan mengeluh jua , hai orang yang mengadu

Jangan putus asa , melihat lengang kebunmu
Cahaya pagi telah terhampar bersih
Dan kembang-kembang telah menyebar harum narwastu

Khilafatul-Ard akan diserahkan kembali ke tanganmu
Bersedialah dari sekarang
Tegaklah untuk menetapkan engkau ada
Denganmulah Nur Tauhid akan
disempurnakan kembali
Engkaulah minyak atar itu , meskipun masih
tersimpan dalam kuntum yang akan mekar
Tegaklah, dan pikullah amanat ini atas pundakmu

Hembuslah panas nafasmu di atas kebun ini

Agar harum-harum narwastu meliputi segala
Dan janganlah dipilih hidup ini bagai nyanyian ombak
hanya berbunyi ketika terhempas di pantai
Tetapi jadilah kamu air-bah , mengubah dunia dengan amalmu
Kipaskan sayap mu di seluruh ufuk
Sinarilah zaman dengan nur imanmu
Kirimkan cahaya dengan kuat yakinmu
Patrikan segala dengan nama Muhammad
"Sebuah puisi dari Muhammad  Iqbal yang dibacakan oleh Bang Imad pada tengah malam di hari terakhir Latihan Mujahid Dawah"
 

JADWAL PELATIHAN


DAFTAR MENTOR


MATERI PELATIHAN